Selama 5 Jam Si Jago Merah Melalap Pasar Kolpajung
Pamekasan, - Tumpukan material di tengah kompleks pasar Kolpajung, di Jl Ronggo Sukowati, Jum'at (9/10/2015), mengakibatkan pijaran api tetap menyala. Bahkan hingga sekitar 5 jam sejak api melahap ratusan kios di kompleks palawija terbesar di Pamekasan, yaitu pukul 03:00 WIB hingga saat ini, kebakaran belum bisa dipadamkan total
Sejauh ini ada 13 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) diterjunkan ke lokasi. "Saat ini apinya masih ada, yang di tengah sulit dipadamkan. Karena terdapat tumpukan material yang runtuh," kata Budi Cahyono, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan.
Selain itu, pihaknya tetap berusaha untuk memadamkan api hingga benar-benar tidak lagi mengeluarkan asap dari berbagai titik yang terkena dampak kebakaran. "Saat ini masih berasap, ini tanda bila api belum sepenuhnya padam," ungkapnya. Hingga berita ini ditulis, sejumlah petugas gabungan dari berbagai instansi di Pamekasan, bahu membahu memadamkan api yang melahap ratusan kios di kompleks Pasar Kolpajung. Bahkan hingga saat ini asap tebal masih memenuhi area pasar.
Sementara, petugas kepolisian juga sudah mulai memasang police line atau garis polisi, sebagai tanda larangan melintas. Sebab sejumlah warga, khususnya para pemilik kios berusaha menyelamatkan sejumlah barang yang selamat dari musibah kebakaran. [beritajatim]
Sejauh ini ada 13 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) diterjunkan ke lokasi. "Saat ini apinya masih ada, yang di tengah sulit dipadamkan. Karena terdapat tumpukan material yang runtuh," kata Budi Cahyono, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan.
Selain itu, pihaknya tetap berusaha untuk memadamkan api hingga benar-benar tidak lagi mengeluarkan asap dari berbagai titik yang terkena dampak kebakaran. "Saat ini masih berasap, ini tanda bila api belum sepenuhnya padam," ungkapnya. Hingga berita ini ditulis, sejumlah petugas gabungan dari berbagai instansi di Pamekasan, bahu membahu memadamkan api yang melahap ratusan kios di kompleks Pasar Kolpajung. Bahkan hingga saat ini asap tebal masih memenuhi area pasar.
Sementara, petugas kepolisian juga sudah mulai memasang police line atau garis polisi, sebagai tanda larangan melintas. Sebab sejumlah warga, khususnya para pemilik kios berusaha menyelamatkan sejumlah barang yang selamat dari musibah kebakaran. [beritajatim]
